5 Hal Yang Patut Dipertimbangkan Tentang Kuliah Sambil Bekerja

By | Jumat, November 11, 2016 61 comments
Kuliah Sambil Bekerja

Tidak terasa sudah 2 bulan lebih saya menjalani profesi sebagai karyawan swasta dan sebagai mahasiswa. Ya, menjadi seorang double agent, di mana saya siangnya harus bekerja di perusahaan konstruksi swasta, lalu pada sore hingga malam saya harus kuliah di kampus.

Sebelumnya, saya beranggapan bahwa kelak suasana kuliahnya akan sama seperti saat saya kuliah S1 setahun lalu. Namun, ternyata ini sangat berbeda. Mungkin memang karena materi perkuliahannya lebih dahsyat dan juga karena saya ini seorang double agent.

(Baca juga : Pengalaman Daftar S2 Magister UI)

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya menemukan suatu hal unik, seperti : 

1. Padatnya Waktu

Kuliah Sambil Bekerja

Tidak dapat dipungkiri, apabila kita sudah bekerja lalu berencana ingin kuliah. Maka, kemungkinan besar pilihannya ada di kelas khusus/paralel atau bisa disebut kelas karyawan. Di mana waktu perkuliahannya adalah di luar dari jam kerja pada umumnya. Bisa di malam hari atau saat weekend (tergantung universitas).

Kalau jadwal saya di kelas khusus Magister UI ini adalah di sore dan malam hari. Tentu ini adalah waktu setelah selesai bekerja. Bisa dibayangkan, setelah kita seharian dari pagi hingga sore bekerja, kemudian dilanjut dengan kuliah hingga malam (seringnya jam 10 malam).

Satu hari waktu kita habis sudah di kantor maupun di kampus. Belum lagi pasti para dosen akan memberikan tugas kepada kita. Nah, itu kapan lagi kita bisa mengerjakannya?

Waktu paling ideal untuk mengerjakan tugas adalah saat weekend. Jadi, bayangkan weekend yang seharusnya kita pakai untuk beristirahat, lalu kita gunakan untuk mengerjakan tugas. Supeeer sekali...

Belum lagi ada beberapa teman yang ada dinas untuk keluar kota dari kantornya, ini membuat ia jadi tidak dapat berangkat kuliah. Yang lebih tidak menyenangkannya lagi kalau jadwal dinasnya bareng dengan jadwal ujian.

Dalam masalah waktu ini kita dituntut untuk menentukan mana yang menjadi prioritas kita, sebab waktu kita terbatas. Masalah prioritas waktu pernah saya bahas di postingan "Sebuah Kontroversi Waktu".

Namun, tetap ada sisi positifnya. Kita akan menjadi lebih menghargai waktu, karena sedikit waktu akan sangat berharga sekali. Terutama untuk beristirahat dan mengerjakan tugas. Dan, kita kan juga tidak sibuk sendiri kok. Teman-teman kuliah kita juga sama, mereka juga bekerja dan malah banyak yang sudah berkeluarga. Perjuangan mereka memang luar biasa.

2. Lebih Cepat Menangkap Ilmu

Kuliah Sambil Bekerja

Kenapa lebih cepat menangkap ilmu? Seringkali dosen memberikan materi dengan ilustrasi yang sesuai dengan dunia kerja. Kalau yang belum mengenal dunia kerja, tentu agak sulit menerawang secara detail apa yang dimaksud oleh sang dosen. Saya pernah mengalami kesulitan ini saat dulu jadi mahasiswa S1.

Berbeda halnya kalau kita sambil bekerja, kita akan lebih memahami situasi real-nya di dunia kerja. Apalagi kalau tempat kita bekerja sesuai dengan jurusan kuliah yang kita ambil, akan lebih mudah sekali membayangkan apa yang dosen maksudkan. Bukan tidak mungkin juga materi yang diberikan dosen dapat kita aplikasikan langsung di dunia kerja, ini akan membuat kita semakin memahaminya.

Kita juga dapat bertanya tentang bagaimana menghadapi kasus yang sedang kita alami di dunia kerja. Sang dosen akan dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Terkadang dosen meminta mahasiswanya untuk sharing tentang pekerjaannya agar dapat men-transfer ilmu ke teman-teman yang lain.

3. Link Bertambah

Kuliah Sambil Bekerja

Mayoritas teman-teman kita di kelas adalah mereka yang sudah bekerja. Nah, di sini sebenarnya menarik sekali, karena mereka berasal dari berbagai kalangan. Ada yang pengusaha dan ada yang bekerja di perusahaan swasta, BUMN, pemerintah daerah, hingga ada yang bekerja di kementrian.

Bukankah itu link yang sangat bagus? Kadang di group WA kelas ada yang posting lowongan pekerjaan, itu sebenarnya membantu sekali kalau-kalau kita membutuhkannya pekerjaan lain.

Bukan hanya link dalam karir saja, namun bisa juga dalam hal lain, jodoh misalnya. Kan ada juga teman kita yang sudah bapak-bapak atau ibu-ibu, nah siapa tahu kita ditawari anak gadis/bujangnya :D

4. Sudut Pandang ter-upgrade

Kuliah Sambil Bekerja

Dengan banyaknya kita bergaul dengan berbagai kalangan, ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Teman-teman kita mayoritas adalah senior di dunia kerja, entah ada yang jabatannya manager atau mungkin ada yang direktur. Di sini sangat jarang orang memperlihatkan jabatan masing-masing, paling hanya sekedar memberitahu tempat dia bekerja saat perkenalan.

Hebatnya kalau sedang ngumpul, teman-teman kuliah ini bisa sangat akur meski kita memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Kita seperti teman biasa seperti pada umumnya, bisa ngobrol dan saling bercanda entah berapapun umurnya dan apapun jabatannya.

Jadinya, kita jadi dapat saling bertukar sudut pandang antar satu sama lain. Ini pengalaman yang begitu berharga, karena bagi saya seperti ada percepatan transfer ilmu. Sudut pandang kita tentang perihal kerja hingga tentang cara kita memandang dunia akan menjadi lebih luas.

5. Refreshing

Kuliah Sambil Bekerja

Ini juga termasuk point yang luar biasa. Kenapa kuliah bisa dibilang sebagai refreshing? Bukannya kalau kita bayangkan justru malah membuat kita sibuk dan jauh dari kata fresh.

Kesibukan ini memang benar adanya, ada kemungkinan tingkat stress menjadi bertambah. Namun, di sisi lain kesibukan kuliah ternyata dapat mengalihkan pikiran-pikiran tentang pekerjaan yang melelahkan. Sehingga rasa jenuh menjadi terobati dengan adanya kesibukan yang baru, yaitu kuliah, tugas dan bertemu dengan teman baru.


****
Sebagai informasi, pada kelas khusus / karyawan memiliki pilihan jurusan yang lebih sedikit dibanding kelas yang reguler. Jadi, perhatikan juga minat serta situasi dan kondisi kita, ini perlu diperhatikan dan jangan asal menentukan pilihan.

Contoh di kelas khusus Magister Teknik Sipil UI hanya ada 2 jurusan,
di kelas Reguler lebih banyak pilihan

Sebagai contoh, kenapa saya ambil kelas khusus di UI. Sebab, saya sudah bekerja di Jakarta, lalu jelas tidak mungkin ambil yang reguler (karena kuliah di pagi hari). Dan juga karena letak kelas khusus itu ada di Salemba, Jakarta Pusat, jadi jarak yang saya tempuh dari kantor ke kampus tidaklah terlalu jauh (daripada ke Depok). 

Kebetulan sejak dulu saya ngidam jurusan manajemen, syukurlah di atas ada beberapa jurusan yang memakai ilmu manajemen. Sebenarnya dulu paling tertarik dengan jurusan Manajemen Sumber Daya Air (skripsi saya juga tentang air), namun karena masalah waktu (reguler), jadi saya putuskan mengambil Manajemen Proyek.

Sekiranya begitulah hal-hal yang sejauh ini saya tangkap selama berkerja sambil kuliah. Saat ini saya masih menjadi MABA (Mahasiswa Baru), entah saya masih belum tahu nanti ke depannya hingga menghadapi Tugas Akhir (Thesis). Yang jelas saat Thesis pasti akan lebih luar biasa lagi manajemen waktunya.

Semoga kelima hal di atas dapat menjadi pertimbangan pembaca blog ini apabila ingin berkerja sambil kuliah, entah itu baru mengambil kuliah ataupun ingin melanjutkan jenjang kuliah ke yang lebih tinggi.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
comments

61 komentar:

  1. Aku gak sanggup kerja sambil kuliah. Pikirannya gak bisa fokus. Huhuhu :(

    Salut sama kamu! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo cewek wajar, susah waktunya... hehe apalagi klo nanti jd ibu rumah tanga, kan harus ngurus ini ituh :D

      Hapus
  2. Kerja sambil kuliah itu gampang-gampang susah. :D
    Pokoknya bisa bagi waktu. Dan jangan sampai mengganggu kuliah. Pendidikan tetep nomer 1. Syukur kalau dapat perusahaan yang bisa memahami jam kuliahmu.

    Nah, dampak positifnya, ya yang seperti kamu tulis di atas. :D Apalagi udah bisa dapat upah, senang sekali.. rasanya capek2 itu terbayar sudah yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau perusahaan kebanyakan bisa memahami jam kuliah ini, karena mereka perusahaan jg senang kalau ada karyawan yang mengupgrade ilmu pengetahuannya... hehe kadang malah ada yang kuliahnya dibayarin ama perusahaan :D

      Hapus
  3. Wahh Berguna Bgt Ka Hhehe..
    Aku Masih pelajar Ka..
    Rencananya Klo masuk Kuliah Aku mau Sambil kerja Buat Tambah" Uang Kuliah.

    Good luck Kk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe kalau kuliah S1 mendingan ambil yang kelas reguler saja, ini soalnya biar teman-teman nya dpt yg seumuran. Kecuali klo abis lulus SMA km langsung kerja dulu... nah baru dh itu masuk kelas karyawan

      klo kls reguler bs kok disambi jualan online buat dpt uang :)

      Hapus
    2. Kales Reguler Maksudnya Apa Ka Hhhehe Maklum Blom Masuk Pekuliahan Jadi Ngga Tau :)


      Thankk Infonya Ka :)

      Hapus
  4. Dulu aku juga kerja sambil kuliah om, merasa paling muda sendiri, karena teman-temanku rata-rata udah bapak-bapak dan ibu-ibu.

    Kuliah jam 4 sore sampe jam 6 sore, yang bikin seru pas ngumpul dan ngobrol sama orang yang lebih tua jadi terbiasa, jadi pas di masyarakat sudah tidak canggung lagi kalau mau berkumpul dengan orang yg lebih tua.

    Memang benar kalau soal pelajaran lebih gampang diterima, karena pelajaran di kampus sebagian besar ya praktek di dunia kerja itu.

    Sukses om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe memang begitu, mereka yang lebih tua malah ternyata bisa asik jg ngobrolnya... karena kita ada di posisi sebagai teman kuliah, jd asik asik aja ngobrolnya

      ngobrol ama mereka bikin pemikiran dan sudut pandang kita jd banyak berubah :D

      Hapus
  5. Woooaaahhhhh.....
    Saluutt... bisa kuliah sambil kerja.
    Kalau aku pribadi mungkin gak sanggup buat ngejalaninnya.
    Selain mungkin gak akan bisa fokus, juga mungkin gak akan bisa bagi waktunya.. :((

    Semoga kuliah dan kerjanya lancar terus yaaa... :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, itu tergantung waktu kerjanya si... klo standar msh di kantor itu msh memungkinkan untuk kuliah, klo kerjanya sampai di luar kantor ky wartawan, itu baru sulit waktu nya :)

      Hapus
  6. semangat terus mas citra, bismillah selalu di mudahkan dan dilancarkan semua urusanmu ya. bisa jalan keduanya tanpa ada hambatan ^^
    -dari kami yg merindukanmu dirumah-

    BalasHapus
    Balasan
    1. okee makasih luh, amiin
      nanti kalau ke jakarta bawain jajan yah :D

      Hapus
  7. kuliah sambil kerja......saya pulang sekolah SMP aja udah kecapean....hehe

    klo saya pribadi sih mau kuliah sambil kerja. karena gue nggk mau hari-hari gue terbuang tanpa menghasilkan uang

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, mslah umur dan pola pikir aja si bro...
      nanti klo udh nyampe seumuran saya jg ga kepikiran buat bilang cape, karena sibuk :D

      Hapus
    2. Nanti saya bisa merasakannya, dunia kerja...hehe

      Hapus
  8. Kita sama nih, tapi ini aku masih perjalanan nempuh S1. Bekerja sambil kuliah emang harus pinter" ngatur waktu. Seringkali aku kelelahan abis kerja, sorenya ketiduran dan bangun" udah kelewat jam kuliah. Untung dosennya paham akan pekerjaan para mahasiswanya. Soalnya program perkuliahanku khusus buat karyawan.

    Dengan begini aku merasa lebih meringankan beban orang tua dalam membiayai kuliah, jadi aku bisa nutup sebagian biayanya dari hasil kerjaku.

    Nice artikel bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha enak ituh masih bisa pulang, klo ini dr kantor langsung ke kampus, jadi boro-boro bisa ketiduran :D

      iyap bener, setidaknya tdk merepotkan ortu lagi di msalah SPP

      Hapus
    2. kalo emang kita niatnya kuliah sambil kerja, usahakan kuliah ditempat yang memang lebih berorientasi ke kelas karyawan. disitu biasanya para dosen udah faham sedang berhadapan dengan orang-orang yang punya dua dunia. yaitu kuliah sama kerja. biasanya banyak dispensasi2 gitu.

      Hapus
  9. Tapi jangan sampe karena sibuk bekerja, lu malah jadi menelantarkan kuliah lu. Soalnya gua punya banyak temen yg kuliahnya berantakan karena dia sambil kerja. Sebagai mahasiswa, studi adalah tanggung jawab kita no 1. Ga cuma tanggung jawab ke diri sendiri, tapi ke ortu yg udah mati-matian biayain kita kuliah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak sampe gitu sih, ak pasti minta tugas sebagi pengganti, jadi bisa ngikutin materi. Soalnya aku kerja dulu sebelum masuk kuliah,jadi udah terbiasa bekerja.

      Hapus
    2. itu si tergantung, haha apalagi klo udh thesis. malah banyak yg ngorbanin kerjaannya alias resign dr kerjaan buat fokus ngerjain thesisnya, yg penting lulus dulu :D

      Hapus
  10. Kalo nomor 1 dan 4 bener banget. Waktu yang enggak banyak jadinya kita harus manfaatin semaksimal kita, trus mengenai sudut pandang, kita jadi lebih tau apa sih yang terjadi sebenernya di dunia kerja yang sesuai dengan jurusan kita kuliah.

    Good article. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, masalahnya si pasti di waktu :D
      kuliah biasa aja udah butuhin banyak waktu, apalagi kalau sambil kerja juga, haha

      Hapus
  11. Memang salah satu pertimbangan kuliah sambil kerja itu pasti waktunya. Gak semua orang sanggup buat handle kerjaan sekalian kuliah sekaligus, apalagi anak sekarang mageran, gak suka terlalu sibuk. Kalo saya sendiri sih memang gak sanggup buat kuliah sambil kerja, kadang pulang kerja aja udah ngedrop apalagi kalo sambil kuliah otak bisa ngebul hahaha. Saya juga bukan orang yg cepet banget nerima pelajaran sih, jadi bisa-bisa mumet banget kalo multitasking seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwk mageran mah ky saya ituh, haha tp skrng mah harus pinter-pinter atur waktu... namun ttep harus saya alokasi kan waktu khusus mager, hehe

      Hapus
  12. Gue salut banget sama orang-orang yang bisa memproporsikan waktunya untuk kuliah sambil bekerja. Itu ga gampang, karena butuh tenaga dan pengetahuan yang ekstra. Gue kuliah semester pertama, tapi sibuknya seperti mahasiswa tingkat akhir. Tugas menumpuk membuat gue nyars tidak bisa tertawa atau senyum sedikitpun.

    Kebanyakan orang sih memilih bekerja setelah lulus S1 kuliah, dan rasanya pun nyari kerja bakalan lebih gampang kalau udah selesai S2. Tapi apa salahnya yakan membangun pengalaman kerja dari sekarang.

    Postingannya keren. Semangat buat kuliah dan kerjanya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang hebat lagi itu mereka yang sudah berkeluarga, itu saya msh bingung atur waktunya gmn krna blm berkeluarga :D

      iya, apalagi jurusan teknik.. kebanyakan milih buat kerja. saya aja ini kerja dulu, trus baru dh kepikiran buat kuliah lg. oke semangat :D

      Hapus
  13. pengenya sih kerja sambil kuliah...
    tapi takut kagak fokus belajar atau kagak fokus kerja
    jadi lebih memilih kerja aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya memang resikonya bgitu sih bro, sebenernya si msalah fokus itu gara-gara waktu yg padet. jd bingung nanti kapan belajar nya, hehe

      Hapus
  14. Kuliah sambil kerja asyik, selama masih bisa managment waktunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, ini sekalian belajar managemen waktu :D

      Hapus
  15. ABSOLUTLY RIGHT!!!

    siang kerja,
    malem kuliah,
    ngerjain tugasnya di dalem mimpi.
    wqwq

    aku juga maba, cuma baru mau ngejar S1. dulu sempet berhenti sekolah dulu karena lebih milih kerja terlebih dahulu, baru sekarang dikasih kesempatan buat kuliah.

    mungkin tugas untuk S2 lebih emejing ya? S1 doang aja kek gini banget.
    T.T

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwk, asik bener bisa ngerjain tugas di mimpi
      apalagi bangun2 udh wisuda :D

      ini mah emejing bgt tugas nya, haha

      Hapus
  16. ambil s2 teknik tuh keren banget, bang... soalnnya aku ambil s1 teknik aja nggak kelar-kelar hehehe, emang bener sih kalo mau ngasih kerjaan mending ke orang yang sibuk sekalian, karena biasannya orang yang udah sibuk bakal cepet nyelesain pekerjaannya, ya karena udah terbiasa sibuk, beda sama ngasih pekerjaan orang yang biasa santai, palingan kerjaannya nggak dikerjain karena udah biasa santai

    BalasHapus
    Balasan
    1. asik nih ambil teknik juga, hehe jurusan apaan bro?
      haha, tapi hati2 ama orang sibuk... takutnya lagi bad mood ntar emosi dah :D

      Hapus
  17. Wah keren, kuliah sambil bekerja. Kalo saya sih masih SMA, tapi dikit lagi mau masuk dunia kuliah, yaa sekitar 1,5 tahun lah. Mungkin kalo buat mahasiswa awal-awal kayaknya menurut saya mending tekuni hobi deh, soalnya kan banyak tuh yang bisa menghasilkan uang dari hobi.

    Tapi, kalo mau kerja yaa silahkan. Hal tersulit kayaknya buat saya sih atur waktunya sama kondisi fisik, takutnya malah capek. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip dah, 1,5 tahun lagi kuliah :D
      ide bagus klo sambil menekuni hobi, syukur2 dpt menghasilkan

      Hapus
  18. Oh ternyata gitu to nyari koneksi di dunia kerja, saya masih SMA kelas 3 dan bentar lagi mau kuliah, pingin ngambil IT kalau nggak DKV di UM hehehe
    Di jaman seperti ini kan kalau nggak dengan orang dalam, masuk ke tempat kerja kan susah kadang juga sempet bingung gimana caranya dapet koneksi. Eh ternyata lewat kuliah juga bisa....

    Saya rencananya mau kuliah sambil kerja. Ya sedikit sedikit buat nambah uang jajan. Kalau masalah tenaga, saya sudah tahan banting karena energi selalu penuh. Motivasi ayah saya yang selalu bikin semangat.

    Tapi mungkin bakalan kehambat di waktu, waktu nyuci baju atau bersih bersih kamar atau yang paling gue takutin ada tugas dari pekerjaan dan ada tugas dari kuliah secara bersamaan. Kan jadi bingung mau milih yang mana....

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja, dari kuliah di kls khusus bisa dpt link banyak. kan temen kuliah mu kan orang dalam semua, tinggal ditanya saja ada lowongan atau tidak.

      hehe kalau itu pilih kuliah yang kelas khusus / karyawan donk bro, itu biasa nya kuliah di malam hari

      Hapus
  19. Saya masih siswa yang masih memikirkan besar mau jadi apa.. But, meliat soal postingan ini gue sangat setuju dengan "Padatnya jadwal".. Pagi, siang, malam nggak bisa istirahat dengan tenang..
    Bisa - bisa telat wisuda lagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe saya ksh saran jadi menteri saja bro :D
      kalau istirahat mah bisa tenang kok, cm waktu istirahatnya saja yg kurang, haha

      Hapus
  20. Mas berarti ini kuliah S2 yak? Dulu pas kuliah S1 sih sempet kepikiran gitu mas. Berusaha kuliah tapi nyambil kerja, dulu bahkan kepikiran nyari beasiswa. Tapi nyatanya padetnya kuliah dan tugas jadi buat kuliah sambil kerja pun aku urungkan huhuhu. Jadi mungkin masalahnya adalah pintar-pintar bagi waktu. But, semoga ini bisa dipraktekin kalo nanti lanjut kuliah. Jadi bisa ngrasain gimana kuliah sambil kerja.

    Bisa amsyong nggak ya? Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah bro,
      klo udh dpt beasiswa wah bahagia bgt itu klo sambil kerja juga, haha kan kuliah nya udh dibayarin trus dpt duit jg dr kerja, utuh dh gaji nya :D

      masalah kebiasaan aja si klo amsyong ato engga, hehe lama-lama jd terbiasa kok (y)

      Hapus
  21. Belum pernah ngerasain kerja sambil kuliah sih Cit. Kita sepantaran berarti ya, aku juga baru setahun ini lulus kuliah, tapi jujur aja belum kepikiran buat lanjut S2.

    Tapi udah ada temen-temenku yang lanjut kuliah S2 juga kayak kamu Cit, cuman bedanya kamu kan kuliah "beneran" yah, hehehehe.. mungkin kamu paham maksudku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha kuliah 'beneran'? brarti ada kuliah yg 'main-main' gt?
      saya msh ga paham pit mksd nya :D

      Hapus
  22. Same here..
    Gua juga lagi ngambil S1 sambil kerja.
    Memang perlu banget yang namanya penataan waktu dengan baik.
    Kadang-kasang iri juga sama temen-temen yang bisa fokus kuliah tanpa harus di beratkan dengan urusan kerjaan.
    yaah..
    anyway..
    syukuri ajalah..
    semuanya toh ada plus minus nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wih kuliah sambil kerja juga ternyata :D
      hehe ga usah iri, toh justru km punya nilai lebih kok. yang keliatan jelas ya km udh dpt menghasilkan duit sndiri

      hehe sip, semangat!

      Hapus
  23. Senengnya yang bisa ambil mater T_T

    Dari dulu pengen ambil S2, tapi gak bisa. Gimana bisa kuliah, la wong kerjanya aja sering ke luar kota atau ke luar negeri. Yang ada mah saya udah di DO duluan gegara sering gak masuk.

    Oh iya, salam kenal....

    BalasHapus
    Balasan
    1. mater? matematika terapan? :D

      wih, klo begitu nanti saja S2 nya. justru pengalaman kerja yg ampe ke luar kota ama ke luar negeri itu bagus sekali. nanti klo sudah pas waktunya bisa dh baru lanjut S2 :D

      oke salam kenal..

      Hapus
  24. gue termasuk yang kuliah sambil kerja loh awalnya emg susah bgt buat embagi waktu saat pulng kerja pengen tidur di rumah kita harus ,pergi kuliah
    dan makin lama udh terbiasa dan lebih enjoy dengan perkuliahan sambil kerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amazing~ :D
      Kalau kata orang2 si, mumpung masih muda jadi sibuk-sibukan sekalian yang penting kesibukan2 itu ada manfaatnya kelak, hehe

      Hapus
  25. Kalo berbicara tentang kuliah sambil kerja,udah pasti hal yang sangat merepotkan adalah "padat nya waktu".Karena terkadang ada aja waktu yang bertabrakan antara bekerja dan kuliah sehingga harus fokus pada salah satunya .

    Itung itung bener juga ya , sekalian refreshing gitu .

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya bro, pasti masalah waktu yg menjadi momok bagi mahasiswa yang bekerja juga. Tp insyaAllah bisa dilalui kok, yg penting yakin :)

      Hapus
  26. uwuwuwuw....
    aku aja S1 belum kelar ini.. smeangat-semangaat...
    pernah lagi padatnya kuliah juga kerja.. terasa keren..
    tapi saya kurang interaksi di kampus jadinya...
    Jarang kongkow2 lucu
    hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe ayo semangat :D
      hehe iya si, interaksi nya kurang, kan waktunya sedikit... kongkow2 lucu nya pas lg ngerjain tugas kelompok. ahaha

      tp anehnya di sini cepet sekali akrab :D

      Hapus
  27. kuliah sambil kerja itu emang akan diwarnai dengan hal positif negatif. Negatifnya cuma kewalahan ngatur waktu sih yak palingan. Apalagi kalau kuliahnya di UI, makin berat tuh kayaknya tugas-tugasnya :") jangankan s2 atau s1, saya sih baru masuk kuliah tahun ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe tugas mah memang bakal jadi makanan sehari-hari mahasiswa di mana pun, wkwk
      yang penting jalanin saja, semangat untuk kuliah nya jev :D

      Hapus