Artikel


Sebelumnya di blog ini sama sekali belum pernah membahas sebuah buku. Namun, rasanya saya perlu sekali-kali membahas tentang buku. Mungkin saja dengan ini dapat menjadi referensi bagi para penikmat aksara.

Belum lama ini saya dapat kiriman sebuah buku, judulnya Spirit of Life, 25 Inspirasi dan Motivasi Penggugah Jiwa. Sebuah karya non fiksi dari penulis Muhammad Syah Fibrika Ramadhan, seorang mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah IAIN Purwokerto.

Dia juga sebagai founder dari cintabukudotcom, sebuah merupakan social project yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia dengan memberikan kemudahan akses buku gratis. Mulia sekali kan tujuannya?

Data Buku

Judul : Spirit of Life
Penulis : Muhammad Syah Fibrika Ramadhan
Penerbit : Quanta - Elex Media Komputindo
ISBN : 9786020297293
Jumlah Halaman  : 176 hal
Harga  : Rp 46.800,-

Spirit of Life
25 Inspirasi dan Motivasi Penggugah Jiwa

Saat membaca judul buku ini serasa membaca sebuah istilah dalam film atau game, ini menarik sekali. Sebagai salah satu penggemar game (meski sudah agak jarang main), jadi judul ini terdeteksi oleh insting game saya.

Spirit of Life, dengan sub-judul 25 Inspirasi dan Motivasi Penggugah Jiwa. Dari sub judul kita sudah diberitahu kalau di dalamnya akan ada 25 tulisan tentang inspirasi dan motivasi yang dapat menggugah jiwa. Dengan ini calon pembaca dipastikan akan sudah siap untuk menerima materi dari 25 tulisan ini.

Ada info tentang jumlah 25 tulisan juga dapat membantu calon pembaca menebak isi dari buku ini. Di dalam buku ini tentu sudah pasti ada 25 tulisan yang mengandung inspirasi dan motivasi yang bertujuan menggugah jiwa.

Hmm, cukup membuat penasaran, sebenarnya 25 tulisan itu isinya apa saja sih?

Cover Depan Buku Spirit of Life

Saya tidak tahu ini cover design ini model apa, karena saya bukan seorang graphic designer. Mungkin ini jenisnya design doodle kah? Kalau ada yang tahu nanti share di kolom komentar yah.

Terlepas ini design jenis apa, design ini telihat sangat menarik. Cukup dapat menarik perhatian calon pembaca untuk melirik buku Spirit of Life ini di rak-rak toko buku. Designnya saya suka dan membuat saya tertegun, layaknya memandang sebuah lukisan yang terpajang di museum seni.

Cover Belakang Buku Spirit of Life

Back Cover
Jika bertemu dengan atasan saja berpakaian rapi, jika bertemu dengan atasan saja harus tepat waktu, jika saat weekend kita dapat menyempatkan waktu untuk bertamasya, lalu masih pantaskah berpakaian kusam ketika bertemu dengan Allah? Mengulur-ulur waktu untuk bersujud kepada-Nya dan jarang mendatangi majelis ilmu untuk mempelajari ilmu-ilmu agama-Nya?

Jika seorang penyandang cacat yang tak berfisik sempurna saja bisa bermimpi besar, lalu bagaimana dengan kita yang memiliki fisik sempurna nan lengkap?

------

Membaca buku ini, seakan-akan muncul sebuah tangan dari dalam buku, lalu melesat terbang ke pipi saya. Ya, tulisannya membuat saya seakan ditampar oleh penulisnya. Mas Fibri tega nih, pakai nampar-nampar saya, kan sakit :(

Bagaimana tidak? Sesuatu yang sebenarnya sederhana hingga sering terlupakan, namun ternyata sangatlah bermakna. Kalau ga percaya, coba baca lagi tulisan back cover di atas. Kalau masih belum percaya, silakan baca sendiri bukunya dan jangan minta saya untuk membacakannya sebagai dongeng pengantar tidurmu. #eh

Buku ini ditulis dengan bahasa yang sangat mudah dipahami, sehingga kita tidak perlu memikirkan makna dari sebuah kata. Justru buku ini akan mengajak kita untuk lebih merenungi kehidupan kita selama ini, apakah yang kita lakukan sudah 'lebih' benar atau belum.

Saya yakin mungkin di antara Anda ada yang merasa perjalanan hidupnya sudahlah baik, namun apabila Anda baca buku Spirit of Life, maka insyaAllah langkah-langkah Anda dalam menjalani hidup akan semakin baik dari sebelumnya.

Penampilan Layout

Pasti teman-teman juga penasaran bagaimana design layout dari bukunya Mas Fibri. Terkadang layout juga menjadi suatu nilai lebih tersendiri, di mana layout yang baik akan membuat pembacanya betah berlama-lama menikmati jendela dunia ini. Tenang, untuk masalah foto sudah saya persiapkan kok, hehe..

Salah satu halaman di buku Spirit of Life

Tata letak pada buku Spirit of Life mampu membuat saya semakin betah membaca, sehingga tanpa sadar tulisan Mas Fibri ini dapat saya lahap dengan cepat, hehe yang lama saat menghabiskan buku ini adalah merenungnya.

Kesimpulan

Akhirnya setelah buku ini selesai direnungi, saya yakin kalau inspirasi dari buku ini sangat kita butuhkan, apalagi bagi kita yang masih remaja. By the way, saya juga masih remaja kok, hehe soalnya masih belum menikah.

Lalu bagaimana untuk memiliki buku ini?

Ya, mudah saja kok. Tinggal datang saja ke toko buku terdekat di kotamu, seperti Gramedia dan Togamas. Kalau males ke toko, bisa juga pesan via online. Saya cek, ada kok toko online yang menjual buku Spirit of Life karya Mas Fibri ini.

Kalau penulis blog ini sendiri beli bukunya di mana?

Karena saya ini orangnya cukup sibuk (sok sibuk), jadi saya belinya via chat. Hehe, saya chat langsung ke penulisnya. Hitung-hitung mau minta tanda tangan sekalian di bukunya.


Saking hebatnya Mas Fibri, sampai-sampai tulisan pesan ditanda tangannya pun dapat membuat saya merenung lama. "Ditunggu karya perdananya...". Saya langsung senggol-senggol penerbit.

Gimana cara chat ke penulisnya langsung?

Saya kasih link Instagramnya yah, tinggal inbox saja. InsyaAllah fast respon kok. Syukur-syukur dia masih ada stock, soalnya laris terus bukunya. Saya aja nunggu ada stock (versi plus tanda tangan) itu tidak sebentar. Makanya buruan!

Nah, di bawah ini ada link IG-nya, tinggal di-klik saja nanti langsung masuk ke profil.
Tapi, setelah follow Mas Fibri, follow IG saya juga donk yah :D

IG Mas Fibri : @fibrikaramadhan
IG Saya : @citra.pradipta (yang ini jangan diabaikan lho... Hehe)

Nah, cukup sekian. Semoga lain waktu saya bisa kasih referensi buku lainnya. Saat ini saya sudah ada beberapa list buku bagus yang sepertinya akan di-share di blog ini. Mohon doanya agar rencana ini berjalan lancar, terima kasih.
patience, sabar

Apa Arti Dari Kata Sabar? 

Kalau merujuk dari wikipedia. Sabar adalah suatu sikap menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh. Sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya.

Jadi jelas, kalau sabar itu adalah suatu sikap mengendalikan diri dari emosi maupun keinginan. Misalkan, kita merasa ingin marah, kemudian kita tahan. Kita ingin membeli laptop bagus, namun duit masih belum ada dan kita menunggu sampai ada uang (yang halal). Ini bisa dibilang sebagai sikap sabar.

Setelah paham dengan arti sabar, coba tanya pada diri sendiri, apakah kita ini termasuk orang yang sabar?

Ada banyak orang yang mengaku orang yang sabar, namun kenyataannya tidak. Ini terjadi pada masalah yang berbeda, yang seringkali kita terjebak ke ketidaksabaran. Kita terjebak, merasa bahwa kita ini sedang sabar, tapi sebenarnya tidak.


Kita Tidak Sabar Melihat Orang Lain Yang Tidak Sabar

Tanpa kita sadari lo, kejadian ini bisa saja kita alami. Di mana kita merasa tidak sabar karena melihat orang lain tidak sabar. Lantas maksudnya bagaimana?

Contoh Kasus 1

Misalkan kita berada di sebuah traffic light, tentu semua mata akan waspada memandang lampu merah, karena siapa tahu tiba-tiba berubah menjadi hijau. Dan benar lampu pun menandakan kendaraan sudah dapat berjalan. Baru saja berubah warna, kendaraan di belakang kita sudah membunyikan klakson berkali-kali.

"Huuhh... sabaran dikit donk, baru aja hijau udah berisik...!", pikir kita.

Nah, orang yang klakson-klakson terus kan karena ia tidak sabar ingin segera melaju. Sedangkan kita yang 'merasa' sabar (tidak bunyikan klakson), namun malah kita menjadi tidak sabar melihat kelakuan orang yang di belakang kita.

Ilustrasi Lampu Lalu Lintas
Berhenti Saat Lampu Merah (sumber : harleysnote.wordpress.com)

Contoh Kasus 2


Seorang maling kepergok mencuri dompet dari ibu-ibu. Sontak sang ibu kaget, lalu secara refleks berteriak, "Maliiing...!!"

Alhasil banyak warga mengejar pencuri tersebut dan akhirnya tertangkap. Pasti sudah pasti kelanjutannya sang copet pun babak belur dihakimi masyarakat, kemudian polisi datang untuk mengamankan tersangka.

Kalau kita pelajari, sudah pasti mencuri barang milik orang lain adalah sifat ketidaksabaran dari pelaku. Ia jenuh berlama-lama mencari uang, sehingga ia perlu cara singkat, yaitu dengan mengambil hak orang lain.

Nah, bagi warga yang tadi main pukul. Mereka memang sabar dalam mencari uang, sehingga tidak mencopet seperti tersangka tadi. Namun, mereka kini menjadi tidak sabar dengan kelakuan pencopet tadi, sehingga terjadilah peristiwa main hakim sendiri.

copet tertangkap
Copet sedang diamankan pihak berwajib (sumber : tempo.co)

Sudah mulai bisa disadari kan?

Ternyata terkadang hati ini kesulitan untuk memaknai kesabaran. Dan memang apa yang kita tahu tentang sabar itu masihlah sangat sempit. Tentu masih ada banyak contoh-contoh kasus lainnya, di mana kita seringkali tidak sabar karena melihat orang tidak sabar.

Kalau memang kita ini ingin menjadi orang yang sabar, maka mulai pekalah terhadap perasaan-perasaan emosi yang muncul. Sadari dari mana perasaan itu muncul. Jangan biarkan setan berhasil menggoda hati kita dengan tipu dayanya. 

Kan gawat kalau kita sendiri merasa 'sudah' menjadi orang sabar, tapi di mata Tuhan kita ini belumlah menjadi orang yang sabar.
masa lalu, masa depan, dan hari ini

Pernahkah kita menyesali suatu hal di masa lalu? Atau mungkin melamunkan masa depan? Tidak perlu malu untuk mengakuinya. Sebagai manusia, justru wajar kalau kita melakukan kedua hal tersebut.

Apalagi kalau di kala beranjak tidur, seringkali pikiran-pikiran masa lalu atau masa depan kian menghampiri. Membuat kita sejenak merenungi hal tersebut.

Ada yang mengingat masa lalu, memutar rekaman kehidupan yang telah terjadi. Lalu, ada juga yang membayangkan kehidupan di masa depan.

Mengenang Masa Lalu

Masa lalu ada karena memang untuk dikenang. Di mana semua hal yang telah terjadi di kehidupan kita akan terekam dalam memori otak. Setiap saat dapat kita putar kembali memori tersebut, untuk mengingat dan mengenang momen di saat itu.

Meski fungsinya adalah untuk dikenang, namun tetap saja ada yang takut dengan masa lalu. Merasa bahwa masa lalu selalu mengejar. Kita sudah berusaha untuk melupakannya, namun kenangan itu selalu datang menghantui. 
Masa lalu biarlah masa lalu. Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku... 
(Inul Daratista)
Alangkah bijaknya apabila masa lalu dijadikan suatu pelajaran untuk melangkah lebih jauh. Ya, masa lalu adalah pengalaman berharga yang dapat kita ambil hikmahnya.

Alangkah bijaknya apabila kita menjadikan masa lalu sebagai pelajaran berharga. Pengalaman di masa lalu dapat menjadi acuan untuk melangkah jauh ke depan.

Contoh kasus sederhananya, suatu hari kita berjalan di tempat yang agak gelap. Tiba-tiba tanpa sengaja kaki kita masuk ke lubang yang cukup dalam. Sehingga membuat kita tersandang dan jatuh.

Beberapa hari kemudian kita berjalan lagi melewati jalan yang sama. Nah, dari masa lalu kita tahu bahwa di jalan itu ada lubang yang cukup dalam.

Tentu dengan pengalaman yang kita punya, kita akan berusaha menghindari lubang itu. Entah dengan loncat, minggir atau bisa dengan membuat langkah panjang. Tujuannya jelas agar kaki tidak masuk lubang lagi.

belajar dari masa lalu

Merencanakan Masa Depan

Melamun tentang masa depan juga tidak salah, apalagi kalau dengan niat untuk merencanakan masa depan.

Merencanakan masa depan sama saja dengan menetapkan target alias tujuan kita di masa yang akan datang. Kalau kita sudah tahu targetnya, maka akan dengan mudah meraih apa yang kita targetkan.

Sebagai contoh kita merencanakan untuk menjadi seorang dokter. Dengan kita tahu apa yang kita inginkan, tentu kita akan memilih jalan yang sesuai dengan target, yaitu dengan kuliah di jurusan kedokteran.

Meski begitu tapi tetap saja ada yang takut dengan masa depan. Takut dengan apa yang akan terjadi dan pesimis dengan kehidupannya di masa depan.

pentingnya target / tujuan

Jangan Lupakan Hari Ini

Ada yang lebih penting dari masa lalu dan masa depan, yaitu hari ini / masa sekarang. Jangan lupakan kalau kita ini sedang berada di masa sekarang.

Kita terlalu terbuai dengan ingatan di masa lalu dan lamunan akan masa depan, sehingga lupa untuk menjalankan hari ini. Padahal hari ini kan sangat menentukan nasib kita ke depannya.

Bisa jadi di masa lalu nasib kita kurang beruntung, dengan perjuangan di hari ini sangat mungkin sekali nasib kita menjadi bagus dan segala angan-angan di masa depan pun dapat tercapai dengan usaha di hari ini.

pentingnya hari ini / sekarang

Kesimpulannya memikirkan masa lalu dan masa depan itu penting, namun jangan terlalu lama terbuai memikirkan kedua hal itu sehingga melupakan hari ini. Sebab, hari ini adalah awal kehidupan kita yang baru.

Apa itu Inovator?
Menurut bahasa, inovator adalah orang yang mengenalkan suatu gagasan atau inovasi. Di mana inovasi tersebut akan menjadi suatu manfaat bagi orang lain.

Nah, tidak dapat dipungkiri bahwa negara kita ini sebenarnya butuh banyak inovator dalam upaya untuk membangun negeri. Kalau begitu, mengapa kita tidak mengambil peran tersebut?

Tentu kita akan beranggapan untuk menjadi seorang inovator itu adalah sulit. Ya, itu memang benar kok. Perlu adanya analisa pada suatu hal untuk dapat berinovasi. Namun, perlu kita sadari untuk menjadi inovator sebenarnya sulit-sulit gampang.

Memiliki modal pengetahuan yang sangat luas mungkin bagus untuk dapat menjadi seorang inovator. Namun, ada masanya pengetahuan yang luas malah melupakan suatu hal yang sederhana. Bisa saja hal sederhana tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan umat manusia.

Inovasi yang Murni Butuh Orang Jenius
Inovasi murni merupakan hal yang tersulit di wilayah inovasi. Di mana kita harus menemukan inovasi dasar yang belum pernah diciptakan sebelumnya. Bisa dikatakan inovasi ini adalah sebagai penemuan dan pembuatnya disebut sebagai penemu.

Ini bukan seperti menambah nilai tambah pada sesuatu yang sudah ada seperti yang akan dijelaskan di bawah. Namun, justru membuat hal baru yang belum terpikirkan oleh manusia. Misalkan penemu listrik, penemu radio, penemu internet, penemu obat X, penemu teori X, dan lain-lain.

Inovasi ini memerlukan pemikiran yang bisa dikatakan sebagai jenius. Kita harus bisa memahami permasalahannya secara detail. Sehingga wajar yang berhasil menjadi inovator di wilayah "benar-benar murni" adalah pakar dalam bidangnya.

Tidak jarang para penemu ini mendapatkan penghargaan berupa nobel sebagai apresiasi atas kontribusinya bagi dunia. Meski sulit, namun tidak menutup kemungkinan bahwa kita dapat melakukannya. Yang penting terus mau belajar demi memberi kontribusi untuk negara maupun dunia.

Modifikasi Inovasi
Cara berinovasi yang lebih memungkinkan adalah bermain dengan suatu hal / inovasi yang sudah ada lalu memodifikasinya. Ini tidak seperti inovasi murni yang memerlukan orang jenius. Misalkan sebuah sepeda yang oleh sang inovator ditambahkan sebuah mesin, maka jadilah sebuah inovasi baru yaitu sepeda motor.

Mari kita pelajari penambahan nilai tambah ini lebih lanjut. Agar lebih mudah dipahami, saya gunakan contoh pada benda kursi. Perhatikan gambar di bawah ini.

Nilai tambah / inovasi pada kursi

Teman-teman bisa lihat dari material awal kursi dapat menjadi barang yang berbeda-beda. Ini tergantung nilai tambah apa yang ingin kita berikan kepada si kursi. Kita bisa saja berimajinasi memberikan nilai tambah mesin penggerak di kursi, sehingga dapat bergerak layaknya mobil seperti gambar di bawah ini.


Mr. Bean Kursi dan Mobil
Mr. Bean (sumber : dudecomedy.com)

Ups. Maaf bukan seperti gambar di atas, hehe. Tapi kursi yang dipakai Prof. Xavier pada film X-men. Dia menggunakan sebuah kursi roda yang ada mesin penggerak. Saya tidak mememberikan gambarnya di sini, agar teman-teman bisa berimajinasi sendiri.

Saya rasa inovasi kursi + roda + mesin seperti Prof. Xavier sudah banyak diproduksi. Kalau masih belum bisa membayangkan, teman-teman bisa searching dengan kata kunci "motor chair" di Google. 

Nah, dengan kursi bisa kita iseng berimajinasi, kira-kira ada nilai tambah apa lagi yang dapat diberikan? Kita juga bisa lho berimajinasi dengan benda lain selain kursi.

Gabungan Nilai Tambah / Fungsi
Nilai tambah dalam wilayah inovasi sangat memungkinkan sekali berjumlah lebih dari satu. Nilai tambah bisa kita berikan terus menerus asal itu memang benar-benar berguna. Seperti sebuah handphone yang terus berinovasi, sehingga semakin banyak nilai tambah yang ada di dalamnya.

Nilai tambah pada smartphone

Dulu kita menggunakan handphone hanya untuk SMS maupun telepon. Kemudian semakin berkembang, kita dapat mendengarkan musik, memotret, mengakses internet, hingga bermain game. Saking banyaknya fungsi / nilai tambah dalam handphone, maka namanya pun berubah menjadi smartphone.

Inovasi Aplikasi Smartphone
Perkembangan smartphone saat ini sangat memungkinkan sekali untuk kita berinovasi dalam wilayah aplikasi. Yang perlu kita lakukan adalah mencari ide untuk membuat aplikasi yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Aplikasi ojek online tentu sudah tidak asing lagi bukan? Ini adalah salah satu inovasi dalam bentuk aplikasi smartphone. Dengan material awal berupa smartphone dengan nilai tambah ojek, lalu jadilah aplikasi ojek online.


Kemudian adalagi inovasi dalam bentuk aplikasi yang dikembangkan oleh beberapa mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Aplikasinya bernama "HALIMAH", sebuah aplikasi yang menyediakan informasi kesehatan untuk para ibu hamil. 

Nah, penjelasan lengkap tentang aplikasi HALIMAH sudah pernah dibahas seorang teman yang bernama Andi Nugraha dalam artikel Download Aplikasinya, Rasakan Manfaatnya “HALIMAH”.

Aplikasi Smartphone + Informasi Kesehatan Ibu Hamil = Halimah

Inovasi Bukan Cuma Bentuk Fisik
Dari beberapa penjelasan di atas, pasti kita sudah mulai sadar kalau inovasi itu tidak hanya dalam bentuk fisik saja. Seperti aplikasi, itu kan sama sekali bukan bentuk fisik. Namun, aplikasi tersebut bisa menjadi terobosan positif bagi kehidupan manusia.

Ada juga inovasi dalam bentuk kebijakan tertentu yang dibuat oleh orang ahli di bidang hukum atau bidang lainnya. Pastinya kebijakan haruslah membuat negara menjadi lebih baik, bukan malah memperburuk. 

Sebelum terbit, inovasi pada kebijakan tetap harus melakukan study lebih dulu. Jangan sampai melakukan trial and error (percobaan) dalam menetapkan kebijakan, karena sangat beresiko dan menyangkut kepentingan orang banyak.

Selain kebijakan, inovasi juga dapat berupa pemahaman, ide maupun teori. Meski hanya sebuah pemikiran, tapi jangan salah. Justru hasil pemikiran itu diam-diam dapat mengubah dunia.


Saatnya Ambil Peran Sebagai Inovator
Tidak ada bangku penuh untuk para inovator. Artinya selalu ada celah untuk kita berinovasi dari masa ke masa. Semakin berkembangnya jaman, maka semakin perlu banyak inovasi yang dapat membantu kehidupan manusia.

Ada beberapa penjelasan inovasi di atas yang diharapkan dapat menjadi sebuah inspirasi untuk melakukan inovasi. Bebas mau ambil jalan yang mana. Ingin inovasi murni atau modifikasi. 

Ingin berupa benda fisik, aplikasi, kebijakan, ide, teori ataupun pemahaman. Semua itu bisa kita pilih dalam rangka berinovasi. 

Nah, setelah membaca ini apakah teman-teman sudah kepikiran ingin berinovasi seperti apa?
Om telolet om...!

Sebenarnya saat ini saya sedang menulis tentang tema inovasi. Namun, biarlah saya biarkan dulu menjadi draft, karena ada topik menarik yang saya temukan di media sosial. Dari judul saja Anda sudah tahu kan tema apa yang akan dibahas? Hehe.

Fenomena Telolet
Akhir-akhir ini banyak beredar video orang-orang terutama usia anak-anak yang setia menunggu di pinggir jalan untuk mendengarkan suara klakson bus. Ini bukan sembarang klakson, namun suara klakson tersebut bisa dibilang unik. Kalau ditulis bunyi klaksonnya adalah "Telolet Telolet".

Fans telolet ini sangat antusias sekali dengan klakson tersebut. Hingga mereka tiap ada bus yang lewat mereka kerap berteriak "Oooommm… Telolet ooommm…", sambil merekamnya dengan handphone. Tidak ketinggalan pula mereka membuat tulisan pada kertas seperti di bawah ini.

gambar / foto Om telolet om
Om Minta Telotet (image : kini.co.id)
gambar / foto Om telolet om
Om Telolet (image : ketemulagi.com)
Ria Ricis pun ikut meramaikan om telolet
Ria Ricis pun ikut meramaikan (SS Youtube : youtube.com/watch?v=tADCkOehkvE)

Jadi tidak perlu bingung dengan istilah Om Telolet Om, karena itu artinya adalah permintaan anak-anak agar bus tersebut mau membunyikan klakson teloletnya, kemudia mereka rekam. Apabila busnya mau membunyikan, maka sorak sorai para fans pun berkumandang.

Silakan tonton salah video dari channel Youtube Crash di bawah ini. Kurang lebih seperti ini fenomena telotet di Indonesia. Isi videonya juga menjelaskan tentang sejarah munculnya fenomena telotet yang viral ini.


Om Telolet Om, Mendunia
Iya mendunia, Anda tidak salah baca. Entah mengapa fenoma ini menjadi viral di luar negeri sana. Beberapa artis internasional mulai berkicau di twitter dengan kalimat Om Telolet Om. Tentu ini membuat masyarakat Indonesia kaget, maka mulai banyak yang nge-share status-status artis tersebut.

Kabarnya dimulai dari DJ Snake yang memulai twit Om Telolet Om, kemudian diikuti oleh sejumlah artis dunia lainnya. Berikut screenshot beberapa akun artis luar negeri yang sebenarnya tidak semuanya saya kenal, hehe...

Tweet DJ Snake, Zeed dan Garrix Telolet
Tweet DJ Snake, Zeed dan Garrix (twitter.com)

marshmello Telolet
Si Om Om Telolet (twitter.com)

FC Barcelona telolet
FC Barcelona Meramaikan Telolet (sumber : Fanspage FC Barcelona)

Sebenarnya masih ada banyak sekali status hingga tweet luar negeri yang turut meramaikan, semakin berjalannya waktu fenomena ini pun semakin menyebar. Menurut Anda apakah ini hal yang membanggakan?

Kalau menurut saya iya, membanggakan. Ini kan sama saja mengiklankan nama Indonesia secara gratis melalui artis-artis internasional.

Teloter Mendunia Om...! (sumber : sirius-light-id.blogspot.co.id)

DJ Snake comment begituan di akun IG Doneld Trump (sumber : Comment FP Meme Comic Indonesia)

Hikmah Fenomena Telotet
Setiap peristiwa pasti ada hikmah di baliknya. Kalau fenomena telolet ini, kira-kira apa hikmahnya? Hikmahnya sangat sederhana. Sederhana, namun banyak dicari orang. Hikmahnya kita diajarkan oleh anak-anak tersebut, bahwa bahagia itu sederhana.

Ya, bahagia itu sederhana. Cukup mendengarkan telolet dari bus saja, mereka sudah bahagianya bukan main. Maka, malulah kita yang saat ini sulit untuk bahagia. Terlalu banyak diri ini menetapkan syarat untuk bahagia. Misal, saya bahagia apabila sudah menikah, sudah mempunyai rumah, mobil, jabatan, dan lain-lain.

(Baca juga : Tingkatan Untuk Bahagia)

Padahal, kita bisa saja menetapkan syarat bahagia itu seminimal mungkin agar kita menjadi mudah untuk merasa bahagia. Misalkan seperti anak-anak tadi, hanya dengan klakson telotet saja sudah bisa bahagia. Nah, kalau saya sekarang merasa bahagia dengan menonton mereka di video, hehe...

Terima kasih untuk para supir bus yang mau membunyikan klason telotetnya untuk membahagiakan anak-anak. Terima kasih juga untuk para fans telolet, terutama yang masih anak-anak. Kalian mengingatkan kita, bahwa untuk bahagia itu sederhana....



***
Tambahan
komik om telolet om
Telolet atau Mati (sumber : FansPage Tahilalats)

Pasangan Cagub Cawagub, Pak Anies dan Pak Sandiaga Uno pun meramaikan Telolet
Pasangan Cagub Cawagub, Pak Anies dan Pak Sandiaga Uno pun meramaikan Telolet (FansPage - Anies Sandi)

Tak terasa kita akan menyambut tahun 2017. Entah, rasanya enggan meninggalkan tahun 2016, mungkin karena terlalu banyak kenangan di dalamnya. Namun, apa boleh buat yang namanya waktu pasti akan selalu berjalan tanpa disuruh. 

Makanya kita rugi kalau sampai menyia-yiakan waktu. Semakin bertambahnya waktu, maka sepatutnya kita semakin berkembang pula. Eh, namun bukan hanya kita yang harus berkembang, tapi negara Indonesia ini juga harus.

Apa sudah ada yang tahu, kalau tanggal 26 Oktober 2016 kemarin telah diadakan sidang Paripurna? Dalam sidang tersebut telah disepakati dan disahkan RUU APBN Tahun 2017.

Tapi, apa itu APBN? Yuk, kita simak pejelasan APBN dari Wikipedia.

Pengertian APBN

Dari APBN inilah tersusun mana-mana saja yang saja yang perlu dibiayai di tahun mendatang dari awal tahun hingga akhir tahun. Tidak hanya pengeluaran, pendapatan negara pun tersusun dalamnya. Sekalian belajar, yuk kita lihat anggaran negara kita di kemenkeu.go.id/apbn2017.

Dana APBN nantinya digunakan untuk belanja negara, seperti di bidang kesehatan, pendidikan dan tidak terkecuali juga untuk membangun infrastruktur di Indonesia. Apalagi infrastruktur adalah salah satu dari Tiga Fokus Utama pada masa pemerintahan Jokowi-JK.


Mengapa Infrastruktur itu Penting?
Pembangunan infrastruktur ini penting sekali dalam kemajuan pembangunan Indonesia, sekaligus punya peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Mengingat negara kita ini luas sekali dari Sabang hingga Merauke, tentu kita memerlukan adanya infrastruktur yang memadai seperti transportasi, energi, dan sanitasi. 

Menurut yang saya pelajari dari materi perkuliahan. Ada dua dampak dari infrastruktur, pertama, untuk boosting ekonomi dan kedua, untuk membangun ekonomi.

Pertama, boosting (meningkatkan) ekonomi, yaitu membuat ekonomi yang sudah ada menjadi lebih maju. Mudahnya kita ambil contoh kota Jakarta, Jakarta adalah kota yang memiliki kegiatan ekonomi yang tinggi. Kemudian dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, KRL, hingga MRT, maka tentu perekonomian Jakarta akan semakin meningkat. Ini juga berlaku untuk kota-kota lainnya.

Kedua, membangun ekonomi, yaitu pembangunan infrastruktur itu dilakukan di daerah yang masih minim atau bahkan tidak ada kegiatan perekonomian di sana, sehingga nantinya di sana akan muncul kegiatan ekonomi baru. Misalkan, dengan dibangunnya jalan, jembatan, dan pelabuhan di daerah terpencil, maka akan muncul kegiatan perekonomian di area tersebut.

Kalau di Indonesia, infrastruktur di pulau Jawa lebih cocok diarahkan untuk mem-boosting ekonomi. Sedangkan di luar pulau Jawa terutama di wilayah timur lebih cocok fokus pada infrastruktur yang membangun ekonomi.

Keadaan Infrastruktur di Indonesia

Menurut Global Competitiveness Report 2016-2017, dalam bidang infrastruktur (Transportasi, Listrik dan Jaringan Telepon), Indonesia menduduki peringkat 60 dari total 138 negara. Ini menunjukan bahwa negara kita tertinggal jauh dari negara lain.

Ranking Infrastruktur Indonesia 2016-2017
Ranking Infrastruktur Indonesia terhadap 138 negara (link sumber : World Economic Forum)

Dalam kategori infrastruktur transportasi, nilai terendah didapat dari infrastruktur pelabuhan (port). Coba ingat, kita sejak kecil sudah dikenalkan bahwa Indonesia adalah negara maritim, memiliki wilayah laut luas dan memiliki banyak pulau. 


Namun, kenyataannya ranking infrastruktur pelabuhan kita malah berada di posisi 75 dari 138 negara. Ini sungguh miris sekali, padahal Indonesia bisa saja mendapatkan ranking satu karena memiliki keuntungan berada di wilayah maritim.

Belum lagi ongkos pengiriman barang (kontainer) dalam wilayah Indonesia itu sangat mahal dibandingkan ke negara lain. Coba perhatikan perbandingan ongkos kirim di bawah ini.

Biaya Pengiriman Jakarta - Papua
Biaya Pengiriman (sumber : Anggadinata, Center for Logistics and Supply Chain Studies, ITB, 2011 | File hal.17 Bappenas.go.id)

Bayangkan ongkos kirim dari Jakarta ke Papua itu lebih mahal ketimbang dari Jakarta ke Shanghai. Ini karena kurangnya infrastruktur, sehingga biaya pengiriman pun menjadi mahal. Maka diperlukanlah pembangunan infrastruktur secara masif terutama di wilayah timur untuk mengatasinya. 

APBN untuk Pembangunan Infrastruktur
Untuk mengadakan pembangunan infrastruktur di Indonesia tentu memerlukan dana yang tidak sedikit. Maka, diperlukan dana APBN untuk menjalankan pembangunan infrastruktur ini. Bahkan, tiap tahunnya alokasi anggaran untuk infrastruktur ini semakin bertambah (lihat grafik di bawah).

Anggaran Infrastruktur semakin meningkat (sumber : BIB Final 2017 | link : kemenkeu.go.id)

Nantinya anggaran tersebut akan dialokasikan ke beberapa infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan, bandara, pelabuhan, jalur kereta api dan terminal penumpang. Semua itu yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini.

Sasaran Anggaran Infrastruktur 2017
Sasaran Anggaran Infrastruktur 2017 (sumber : BIB Final 2017 | link : kemenkeu.go.id)

Indonesia sendiri sebenarnya masih membutuhkan anggaran yang lebih besar untuk membangun infrastruktur secara total. Di sinilah pemerintah perlu dukungan dari pihak swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur memang menjadi prioritas di pemerintah agar mempermudah transportasi, sehingga membuat biaya logistik menjadi murah. Diharapkan perekonomian di Indonesia akan berkembang cepat dan merata dari Sabang hingga Merauke.

Peran Kita Sebagai Warga Negara
Apa yang direncanakan pemerintah itu semua untuk kepentingan kita, demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk itu negara sangat memerlukan dukungan kita untuk menyukseskan program yang disusun dalam APBN.

Kita dapat mengambil peran apapun untuk berpartisipasi. Bisa dimulai dengan memahami APBN, tahu darimana pendapatan negara dan tahu dialokasikan program apa saja. Lalu kita sampaikan kepada teman-teman, agar mereka juga tahu dan turut mendukung programnya.

Dengan adanya peran atau dukungan dari kita semua, semoga Indonesia dapat tumbuh berkembang menjadi negara yang sejahtera. Amiin...

Apakah kalian menyadari perbedaan masyarakat kita (Indonesia) dengan masyarakat luar negeri terutama bangsa barat?

Kalau ada yang menjawab gaya hidup, ya kalian benar. Namun, bukan itu yang akan kita bahas dalam tulisan ini. Kita akan membahas ke hal yang lebih detail, yaitu kesempatan untuk kreatif.

Pernahkah kalian menonton video youtube tentang hal-hal kreatif yang dilakukan oleh orang luar? Kalau saya termasuk sering menonton video-video tersebut. Ada video melakukan ekperimen, membuat barang atau kesenian, dan melakukan hal-hal unik lainnya.

Berikut saya berikan beberapa tiga contoh video kreatif dan unik agar kalian paham apa yang saya maksudkan :

#1. Video Eksperimen


Di video ini adalah tentang ekperimen yang dapat dilakukan di rumah. Sederhana namun penuh dengan ilmu pengetahuan. Kalau di sekolah-sekolah ekskul IPA nya diberi fasilitas untuk melakukan ekperimen, pasti akan sangat menyenangkan. Video ekperimen ada banyak sekali di youtube, saya ambil satu saja sebagai contoh.

#2. Video Membuat Barang


Ini salah satu channel video keren, dia adalah seorang blacksmith (pandai besi). Di video ini dia membuat senjata-senjata yang ada di dunia game atau film. Jadi senjata-senjata di dunia fantasi itu dia wujudkan dalam dunia nyata dan proses pembuatannya di dokumentasikan dalam bentuk video. Dalam channelnya ada banyak video pembuatkan senjata keren lainnya.

#3. Video Survival / Adventure


Ini salah satu video survival yang saya sukai, di mana orang tersebut seringkali berburu untuk ia konsumsi. Ini bukan memang karena tidak punya uang lalu berburu, ini karena memang hobinya seperti itu, kalau anak pencinta alam dan pramuka bakal suka video survival seperti ini (padahal saya bukan anak pramuka dan pencinta alam).

Bukan Masalah Konten Video
Masyarakat di luar negeri dapat melakukan hal kreatif sedemikian rupa, sedangkan di Indonesia masih disibukkan oleh ini itu. Sibuk sekolah, sibuk mencari pacar, sibuk mencari uang dan lain-lain. Saya tidak menyalahkan orang-orang yang sibuk ini, sebab saya pun juga sama sibuknya, sehingga tidak kepikiran untuk melakukan hal-hal kreatif dan unik, selain menulis tentunya, hehe

Ini bukan masalah tentang isi videonya, namun dari video tersebut dapat kita jadikan sebagai sebuah parameter tentang majunya sebuah negara. Lho, apa ada hubungannya video tadi dengan majunya sebuah negara?

Tentu saja ada!

Lihat saja, mereka sudah tidak terpikirkan lagi oleh masalah ini itu (terutama masalah finansial). Hidup mereka terasa bebas untuk melakukan apa yang disukainya (hobi). Ingin ekperimen ini tinggal lakukan, mau bikin itu tinggal lakukan, mau mencoba survival di hutan ya tinggal lakukan.

Mereka tidak kesulitan untuk mencari bahan yang diperlukan, mereka pun punya budget untuk membuatnya, dan dia punya waktu untuk melakukannya. Coba baca kembali kalimat sebelumnya dengan seksama, kita dapat simpulkan ternyata mereka itu punya ketiga hal seperti ini :
  1. Bahan/Material dan Alat Memadai
  2. Finansial Mencukupi
  3. Waktu Luang
Meski pada akhirnya kita memiliki ide untuk kreatif, misalkan saja ingin mencoba ekperimen dengan cairan asam. Lalu kebentur dengan ketiga hal di atas, kita cari bahan itu di mana? Kalau beli di toko kimia apakah tidak ditanya-tanyai untuk apaan (apalagi klo bahannya semakin berbahaya)? Lalu tabung kimianya mana, belum beli. Terus harganya kan tidak murah? Lalu kapan mau mencobanya? Kita kan sibuk ini itu dan pada akhirnya ide tersebut tidak pernah dilaksanakan.


Permasalahan inilah yang membuat mayoritas masyarakat Indonesia memiliki pola pikir / mindset yang pasif dan kurang kreatif. Pola pikir ini secara tidak sadar terbentuk sendiri akibat lingkungan pasif yang memang dominan di negara kita, maka bersyukurlah apabila kalau sekarang kita berada di lingkungan yang aktif.

Ini membuktikan masyarakat Indonesia belum bebas seutuhnya terutama di masalah waktu dan finansial. Kita masih belum dapat bebas seperti negara-negara maju lainnya. Pengaruhnya adalah kepada kita ini sebagai masyarakat, kita menjadi disibukkan oleh berbagai macam hal, sehingga lupa untuk berkarya. 

Boro-boro mau membuat karya, kepikiran saja tidak!

Masyarakat Indonesia tidak bisa disalahkan, karena memang sistem di Indonesia-lah yang membentuk pola pikir / mindset seperti itu. Syukurlah akhir-akhir ini mulai bermunculan anak-anak muda yang memiliki jiwa kreatif, meskipun mereka sebenarnya masih kurang dukungan. Padahal dengan dukungan yang besar, mereka bisa jauh lebih berkembang.

Lalu, apa tujuan saya membuat tulisan ini?
Sekedar ingin memberitahu kalau ini loh kalau kita masih belum dapat bebas hidup di Indonesia, negara kita ini masih perlu banyak dukungan. Dukungan dari mana? Tentu dukungan dari kita-kita ini sebagai rakyatnya. Setiap orang dapat kok memberi kontribusi, saat ini saya berusaha berkontribusi untuk menyadarkan masyarakatnya dulu melalui tulisan ini. Menyadarkan kalau negara kita masih belum bebas alias merdeka seutuhnya.

Tapi tentu tidak berhenti sampai dengan menyadarkan, saya, kamu, dan kita sebagai generasi bangsa harus tetap memikirkan bagaimana cara memajukan Indonesia. Jangan cuma santai-santai saja menikmati hidup, ingat kita belum bebas!

Kesimpulan
  1. Tulisan ini ditulis untuk menyadarkan bahwa Indonesia masih belum bebas sepenuhnya dan perlu dukungan dari kita sebagai generasi bangsa.
  2. Perlu perbaikan sistem besar-besar di negara kita, terutama pada wilayah perekonomian, pendidikan, kebudayaan, sains dan teknologi.
  3. Kebebasan berpikir kreatif dapat dijadikan suatu parameter apakah negara tersebut sudah menjadi negara maju atau belum.
  4. Bagi yang saat ini sudah sadar dengan masalah ini, mari kita berusaha untuk dapat selalu berpikir out of the box. Agar kelak generasi penerus kita akan meniru kebiasaan berpikir kreatif.
  5. Dan bagi kita yang kelak mendapatkan amanah untuk mengatur negara, diharapkan dapat mulai memperbaiki sistem di negara kita agar menjadi lebih baik.
***
InsyaAllah tulisan selanjutnya adalah tentang bagaimana untuk menjadi inovator, stay tuned :)
Kuliah Sambil Bekerja

Tidak terasa sudah 2 bulan lebih saya menjalani profesi sebagai karyawan swasta dan sebagai mahasiswa. Ya, menjadi seorang double agent, di mana saya siangnya harus bekerja di perusahaan konstruksi swasta, lalu pada sore hingga malam saya harus kuliah di kampus.

Sebelumnya, saya beranggapan bahwa kelak suasana kuliahnya akan sama seperti saat saya kuliah S1 setahun lalu. Namun, ternyata ini sangat berbeda. Mungkin memang karena materi perkuliahannya lebih dahsyat dan juga karena saya ini seorang double agent.

(Baca juga : Pengalaman Daftar S2 Magister UI)

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya menemukan suatu hal unik, seperti : 

1. Padatnya Waktu

Kuliah Sambil Bekerja

Tidak dapat dipungkiri, apabila kita sudah bekerja lalu berencana ingin kuliah. Maka, kemungkinan besar pilihannya ada di kelas khusus/paralel atau bisa disebut kelas karyawan. Di mana waktu perkuliahannya adalah di luar dari jam kerja pada umumnya. Bisa di malam hari atau saat weekend (tergantung universitas).

Kalau jadwal saya di kelas khusus Magister UI ini adalah di sore dan malam hari. Tentu ini adalah waktu setelah selesai bekerja. Bisa dibayangkan, setelah kita seharian dari pagi hingga sore bekerja, kemudian dilanjut dengan kuliah hingga malam (seringnya jam 10 malam).

Satu hari waktu kita habis sudah di kantor maupun di kampus. Belum lagi pasti para dosen akan memberikan tugas kepada kita. Nah, itu kapan lagi kita bisa mengerjakannya?

Waktu paling ideal untuk mengerjakan tugas adalah saat weekend. Jadi, bayangkan weekend yang seharusnya kita pakai untuk beristirahat, lalu kita gunakan untuk mengerjakan tugas. Supeeer sekali...

Belum lagi ada beberapa teman yang ada dinas untuk keluar kota dari kantornya, ini membuat ia jadi tidak dapat berangkat kuliah. Yang lebih tidak menyenangkannya lagi kalau jadwal dinasnya bareng dengan jadwal ujian.

Dalam masalah waktu ini kita dituntut untuk menentukan mana yang menjadi prioritas kita, sebab waktu kita terbatas. Masalah prioritas waktu pernah saya bahas di postingan "Sebuah Kontroversi Waktu".

Namun, tetap ada sisi positifnya. Kita akan menjadi lebih menghargai waktu, karena sedikit waktu akan sangat berharga sekali. Terutama untuk beristirahat dan mengerjakan tugas. Dan, kita kan juga tidak sibuk sendiri kok. Teman-teman kuliah kita juga sama, mereka juga bekerja dan malah banyak yang sudah berkeluarga. Perjuangan mereka memang luar biasa.

2. Lebih Cepat Menangkap Ilmu

Kuliah Sambil Bekerja

Kenapa lebih cepat menangkap ilmu? Seringkali dosen memberikan materi dengan ilustrasi yang sesuai dengan dunia kerja. Kalau yang belum mengenal dunia kerja, tentu agak sulit menerawang secara detail apa yang dimaksud oleh sang dosen. Saya pernah mengalami kesulitan ini saat dulu jadi mahasiswa S1.

Berbeda halnya kalau kita sambil bekerja, kita akan lebih memahami situasi real-nya di dunia kerja. Apalagi kalau tempat kita bekerja sesuai dengan jurusan kuliah yang kita ambil, akan lebih mudah sekali membayangkan apa yang dosen maksudkan. Bukan tidak mungkin juga materi yang diberikan dosen dapat kita aplikasikan langsung di dunia kerja, ini akan membuat kita semakin memahaminya.

Kita juga dapat bertanya tentang bagaimana menghadapi kasus yang sedang kita alami di dunia kerja. Sang dosen akan dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Terkadang dosen meminta mahasiswanya untuk sharing tentang pekerjaannya agar dapat men-transfer ilmu ke teman-teman yang lain.

3. Link Bertambah

Kuliah Sambil Bekerja

Mayoritas teman-teman kita di kelas adalah mereka yang sudah bekerja. Nah, di sini sebenarnya menarik sekali, karena mereka berasal dari berbagai kalangan. Ada yang pengusaha dan ada yang bekerja di perusahaan swasta, BUMN, pemerintah daerah, hingga ada yang bekerja di kementrian.

Bukankah itu link yang sangat bagus? Kadang di group WA kelas ada yang posting lowongan pekerjaan, itu sebenarnya membantu sekali kalau-kalau kita membutuhkannya pekerjaan lain.

Bukan hanya link dalam karir saja, namun bisa juga dalam hal lain, jodoh misalnya. Kan ada juga teman kita yang sudah bapak-bapak atau ibu-ibu, nah siapa tahu kita ditawari anak gadis/bujangnya :D

4. Sudut Pandang ter-upgrade

Kuliah Sambil Bekerja

Dengan banyaknya kita bergaul dengan berbagai kalangan, ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Teman-teman kita mayoritas adalah senior di dunia kerja, entah ada yang jabatannya manager atau mungkin ada yang direktur. Di sini sangat jarang orang memperlihatkan jabatan masing-masing, paling hanya sekedar memberitahu tempat dia bekerja saat perkenalan.

Hebatnya kalau sedang ngumpul, teman-teman kuliah ini bisa sangat akur meski kita memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Kita seperti teman biasa seperti pada umumnya, bisa ngobrol dan saling bercanda entah berapapun umurnya dan apapun jabatannya.

Jadinya, kita jadi dapat saling bertukar sudut pandang antar satu sama lain. Ini pengalaman yang begitu berharga, karena bagi saya seperti ada percepatan transfer ilmu. Sudut pandang kita tentang perihal kerja hingga tentang cara kita memandang dunia akan menjadi lebih luas.

5. Refreshing

Kuliah Sambil Bekerja

Ini juga termasuk point yang luar biasa. Kenapa kuliah bisa dibilang sebagai refreshing? Bukannya kalau kita bayangkan justru malah membuat kita sibuk dan jauh dari kata fresh.

Kesibukan ini memang benar adanya, ada kemungkinan tingkat stress menjadi bertambah. Namun, di sisi lain kesibukan kuliah ternyata dapat mengalihkan pikiran-pikiran tentang pekerjaan yang melelahkan. Sehingga rasa jenuh menjadi terobati dengan adanya kesibukan yang baru, yaitu kuliah, tugas dan bertemu dengan teman baru.


****
Sebagai informasi, pada kelas khusus / karyawan memiliki pilihan jurusan yang lebih sedikit dibanding kelas yang reguler. Jadi, perhatikan juga minat serta situasi dan kondisi kita, ini perlu diperhatikan dan jangan asal menentukan pilihan.

Contoh di kelas khusus Magister Teknik Sipil UI hanya ada 2 jurusan,
di kelas Reguler lebih banyak pilihan

Sebagai contoh, kenapa saya ambil kelas khusus di UI. Sebab, saya sudah bekerja di Jakarta, lalu jelas tidak mungkin ambil yang reguler (karena kuliah di pagi hari). Dan juga karena letak kelas khusus itu ada di Salemba, Jakarta Pusat, jadi jarak yang saya tempuh dari kantor ke kampus tidaklah terlalu jauh (daripada ke Depok). 

Kebetulan sejak dulu saya ngidam jurusan manajemen, syukurlah di atas ada beberapa jurusan yang memakai ilmu manajemen. Sebenarnya dulu paling tertarik dengan jurusan Manajemen Sumber Daya Air (skripsi saya juga tentang air), namun karena masalah waktu (reguler), jadi saya putuskan mengambil Manajemen Proyek.

Sekiranya begitulah hal-hal yang sejauh ini saya tangkap selama berkerja sambil kuliah. Saat ini saya masih menjadi MABA (Mahasiswa Baru), entah saya masih belum tahu nanti ke depannya hingga menghadapi Tugas Akhir (Thesis). Yang jelas saat Thesis pasti akan lebih luar biasa lagi manajemen waktunya.

Semoga kelima hal di atas dapat menjadi pertimbangan pembaca blog ini apabila ingin berkerja sambil kuliah, entah itu baru mengambil kuliah ataupun ingin melanjutkan jenjang kuliah ke yang lebih tinggi.