Artikel

Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
patience, sabar

Apa Arti Dari Kata Sabar? 

Kalau merujuk dari wikipedia. Sabar adalah suatu sikap menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh. Sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya.

Jadi jelas, kalau sabar itu adalah suatu sikap mengendalikan diri dari emosi maupun keinginan. Misalkan, kita merasa ingin marah, kemudian kita tahan. Kita ingin membeli laptop bagus, namun duit masih belum ada dan kita menunggu sampai ada uang (yang halal). Ini bisa dibilang sebagai sikap sabar.

Setelah paham dengan arti sabar, coba tanya pada diri sendiri, apakah kita ini termasuk orang yang sabar?

Ada banyak orang yang mengaku orang yang sabar, namun kenyataannya tidak. Ini terjadi pada masalah yang berbeda, yang seringkali kita terjebak ke ketidaksabaran. Kita terjebak, merasa bahwa kita ini sedang sabar, tapi sebenarnya tidak.

Kita Tidak Sabar Melihat Orang Lain Yang Tidak Sabar

Tanpa kita sadari lo, kejadian ini bisa saja kita alami. Di mana kita merasa tidak sabar karena melihat orang lain tidak sabar. Lantas maksudnya bagaimana?

Contoh Kasus 1

Misalkan kita berada di sebuah traffic light, tentu semua mata akan waspada memandang lampu merah, karena siapa tahu tiba-tiba berubah menjadi hijau. Dan benar lampu pun menandakan kendaraan sudah dapat berjalan. Baru saja berubah warna, kendaraan di belakang kita sudah membunyikan klakson berkali-kali.

"Huuhh... sabaran dikit donk, baru aja hijau udah berisik...!", pikir kita.

Nah, orang yang klakson-klakson terus kan karena ia tidak sabar ingin segera melaju. Sedangkan kita yang 'merasa' sabar (tidak bunyikan klakson), namun malah kita menjadi tidak sabar melihat kelakuan orang yang di belakang kita.


Ilustrasi Lampu Lalu Lintas
Berhenti Saat Lampu Merah (sumber : harleysnote.wordpress.com)

Contoh Kasus 2


Seorang maling kepergok mencuri dompet dari ibu-ibu. Sontak sang ibu kaget, lalu secara refleks berteriak, "Maliiing...!!"

Alhasil banyak warga mengejar pencuri tersebut dan akhirnya tertangkap. Pasti sudah pasti kelanjutannya sang copet pun babak belur dihakimi masyarakat, kemudian polisi datang untuk mengamankan tersangka.

Kalau kita pelajari, sudah pasti mencuri barang milik orang lain adalah sifat ketidaksabaran dari pelaku. Ia jenuh berlama-lama mencari uang, sehingga ia perlu cara singkat, yaitu dengan mengambil hak orang lain.

Nah, bagi warga yang tadi main pukul. Mereka memang sabar dalam mencari uang, sehingga tidak mencopet seperti tersangka tadi. Namun, mereka kini menjadi tidak sabar dengan kelakuan pencopet tadi, sehingga terjadilah peristiwa main hakim sendiri.

copet tertangkap
Copet sedang diamankan pihak berwajib (sumber : tempo.co)

Sudah mulai bisa disadari kan?

Ternyata terkadang hati ini kesulitan untuk memaknai kesabaran. Dan memang apa yang kita tahu tentang sabar itu masihlah sangat sempit. Tentu masih ada banyak contoh-contoh kasus lainnya, di mana kita seringkali tidak sabar karena melihat orang tidak sabar.

Kalau memang kita ini ingin menjadi orang yang sabar, maka mulai pekalah terhadap perasaan-perasaan emosi yang muncul. Sadari dari mana perasaan itu muncul. Jangan biarkan setan berhasil menggoda hati kita dengan tipu dayanya. 

Kan gawat kalau kita sendiri merasa 'sudah' menjadi orang sabar, tapi di mata Tuhan kita ini belumlah menjadi orang yang sabar.

Apa itu Inovator?
Menurut bahasa, inovator adalah orang yang mengenalkan suatu gagasan atau inovasi. Di mana inovasi tersebut akan menjadi suatu manfaat bagi orang lain.

Nah, tidak dapat dipungkiri bahwa negara kita ini sebenarnya butuh banyak inovator dalam upaya untuk membangun negeri. Kalau begitu, mengapa kita tidak mengambil peran tersebut?

Tentu kita akan beranggapan untuk menjadi seorang inovator itu adalah sulit. Ya, itu memang benar kok. Perlu adanya analisa pada suatu hal untuk dapat berinovasi. Namun, perlu kita sadari untuk menjadi inovator sebenarnya sulit-sulit gampang.

Memiliki modal pengetahuan yang sangat luas mungkin bagus untuk dapat menjadi seorang inovator. Namun, ada masanya pengetahuan yang luas malah melupakan suatu hal yang sederhana. Bisa saja hal sederhana tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan umat manusia.

Inovasi yang Murni Butuh Orang Jenius
Inovasi murni merupakan hal yang tersulit di wilayah inovasi. Di mana kita harus menemukan inovasi dasar yang belum pernah diciptakan sebelumnya. Bisa dikatakan inovasi ini adalah sebagai penemuan dan pembuatnya disebut sebagai penemu.

Ini bukan seperti menambah nilai tambah pada sesuatu yang sudah ada seperti yang akan dijelaskan di bawah. Namun, justru membuat hal baru yang belum terpikirkan oleh manusia. Misalkan penemu listrik, penemu radio, penemu internet, penemu obat X, penemu teori X, dan lain-lain.

Inovasi ini memerlukan pemikiran yang bisa dikatakan sebagai jenius. Kita harus bisa memahami permasalahannya secara detail. Sehingga wajar yang berhasil menjadi inovator di wilayah "benar-benar murni" adalah pakar dalam bidangnya.

Tidak jarang para penemu ini mendapatkan penghargaan berupa nobel sebagai apresiasi atas kontribusinya bagi dunia. Meski sulit, namun tidak menutup kemungkinan bahwa kita dapat melakukannya. Yang penting terus mau belajar demi memberi kontribusi untuk negara maupun dunia.

Modifikasi Inovasi
Cara berinovasi yang lebih memungkinkan adalah bermain dengan suatu hal / inovasi yang sudah ada lalu memodifikasinya. Ini tidak seperti inovasi murni yang memerlukan orang jenius. Misalkan sebuah sepeda yang oleh sang inovator ditambahkan sebuah mesin, maka jadilah sebuah inovasi baru yaitu sepeda motor.

Mari kita pelajari penambahan nilai tambah ini lebih lanjut. Agar lebih mudah dipahami, saya gunakan contoh pada benda kursi. Perhatikan gambar di bawah ini.

Nilai tambah / inovasi pada kursi

Teman-teman bisa lihat dari material awal kursi dapat menjadi barang yang berbeda-beda. Ini tergantung nilai tambah apa yang ingin kita berikan kepada si kursi. Kita bisa saja berimajinasi memberikan nilai tambah mesin penggerak di kursi, sehingga dapat bergerak layaknya mobil seperti gambar di bawah ini.


Mr. Bean Kursi dan Mobil
Mr. Bean (sumber : dudecomedy.com)

Ups. Maaf bukan seperti gambar di atas, hehe. Tapi kursi yang dipakai Prof. Xavier pada film X-men. Dia menggunakan sebuah kursi roda yang ada mesin penggerak. Saya tidak mememberikan gambarnya di sini, agar teman-teman bisa berimajinasi sendiri.

Saya rasa inovasi kursi + roda + mesin seperti Prof. Xavier sudah banyak diproduksi. Kalau masih belum bisa membayangkan, teman-teman bisa searching dengan kata kunci "motor chair" di Google. 

Nah, dengan kursi bisa kita iseng berimajinasi, kira-kira ada nilai tambah apa lagi yang dapat diberikan? Kita juga bisa lho berimajinasi dengan benda lain selain kursi.

Gabungan Nilai Tambah / Fungsi
Nilai tambah dalam wilayah inovasi sangat memungkinkan sekali berjumlah lebih dari satu. Nilai tambah bisa kita berikan terus menerus asal itu memang benar-benar berguna. Seperti sebuah handphone yang terus berinovasi, sehingga semakin banyak nilai tambah yang ada di dalamnya.

Nilai tambah pada smartphone

Dulu kita menggunakan handphone hanya untuk SMS maupun telepon. Kemudian semakin berkembang, kita dapat mendengarkan musik, memotret, mengakses internet, hingga bermain game. Saking banyaknya fungsi / nilai tambah dalam handphone, maka namanya pun berubah menjadi smartphone.

Inovasi Aplikasi Smartphone
Perkembangan smartphone saat ini sangat memungkinkan sekali untuk kita berinovasi dalam wilayah aplikasi. Yang perlu kita lakukan adalah mencari ide untuk membuat aplikasi yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Aplikasi ojek online tentu sudah tidak asing lagi bukan? Ini adalah salah satu inovasi dalam bentuk aplikasi smartphone. Dengan material awal berupa smartphone dengan nilai tambah ojek, lalu jadilah aplikasi ojek online.


Kemudian adalagi inovasi dalam bentuk aplikasi yang dikembangkan oleh beberapa mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Aplikasinya bernama "HALIMAH", sebuah aplikasi yang menyediakan informasi kesehatan untuk para ibu hamil. 

Nah, penjelasan lengkap tentang aplikasi HALIMAH sudah pernah dibahas seorang teman yang bernama Andi Nugraha dalam artikel Download Aplikasinya, Rasakan Manfaatnya “HALIMAH”.

Aplikasi Smartphone + Informasi Kesehatan Ibu Hamil = Halimah

Inovasi Bukan Cuma Bentuk Fisik
Dari beberapa penjelasan di atas, pasti kita sudah mulai sadar kalau inovasi itu tidak hanya dalam bentuk fisik saja. Seperti aplikasi, itu kan sama sekali bukan bentuk fisik. Namun, aplikasi tersebut bisa menjadi terobosan positif bagi kehidupan manusia.

Ada juga inovasi dalam bentuk kebijakan tertentu yang dibuat oleh orang ahli di bidang hukum atau bidang lainnya. Pastinya kebijakan haruslah membuat negara menjadi lebih baik, bukan malah memperburuk. 

Sebelum terbit, inovasi pada kebijakan tetap harus melakukan study lebih dulu. Jangan sampai melakukan trial and error (percobaan) dalam menetapkan kebijakan, karena sangat beresiko dan menyangkut kepentingan orang banyak.

Selain kebijakan, inovasi juga dapat berupa pemahaman, ide maupun teori. Meski hanya sebuah pemikiran, tapi jangan salah. Justru hasil pemikiran itu diam-diam dapat mengubah dunia.


Saatnya Ambil Peran Sebagai Inovator
Tidak ada bangku penuh untuk para inovator. Artinya selalu ada celah untuk kita berinovasi dari masa ke masa. Semakin berkembangnya jaman, maka semakin perlu banyak inovasi yang dapat membantu kehidupan manusia.

Ada beberapa penjelasan inovasi di atas yang diharapkan dapat menjadi sebuah inspirasi untuk melakukan inovasi. Bebas mau ambil jalan yang mana. Ingin inovasi murni atau modifikasi. 

Ingin berupa benda fisik, aplikasi, kebijakan, ide, teori ataupun pemahaman. Semua itu bisa kita pilih dalam rangka berinovasi. 

Nah, setelah membaca ini apakah teman-teman sudah kepikiran ingin berinovasi seperti apa?

Tak terasa kita akan menyambut tahun 2017. Entah, rasanya enggan meninggalkan tahun 2016, mungkin karena terlalu banyak kenangan di dalamnya. Namun, apa boleh buat yang namanya waktu pasti akan selalu berjalan tanpa disuruh. 

Makanya kita rugi kalau sampai menyia-yiakan waktu. Semakin bertambahnya waktu, maka sepatutnya kita semakin berkembang pula. Eh, namun bukan hanya kita yang harus berkembang, tapi negara Indonesia ini juga harus.

Apa sudah ada yang tahu, kalau tanggal 26 Oktober 2016 kemarin telah diadakan sidang Paripurna? Dalam sidang tersebut telah disepakati dan disahkan RUU APBN Tahun 2017.

Tapi, apa itu APBN? Yuk, kita simak pejelasan APBN dari Wikipedia.

Pengertian APBN

Dari APBN inilah tersusun mana-mana saja yang saja yang perlu dibiayai di tahun mendatang dari awal tahun hingga akhir tahun. Tidak hanya pengeluaran, pendapatan negara pun tersusun dalamnya. Sekalian belajar, yuk kita lihat anggaran negara kita di kemenkeu.go.id/apbn2017.

Dana APBN nantinya digunakan untuk belanja negara, seperti di bidang kesehatan, pendidikan dan tidak terkecuali juga untuk membangun infrastruktur di Indonesia. Apalagi infrastruktur adalah salah satu dari Tiga Fokus Utama pada masa pemerintahan Jokowi-JK.


Mengapa Infrastruktur itu Penting?
Pembangunan infrastruktur ini penting sekali dalam kemajuan pembangunan Indonesia, sekaligus punya peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Mengingat negara kita ini luas sekali dari Sabang hingga Merauke, tentu kita memerlukan adanya infrastruktur yang memadai seperti transportasi, energi, dan sanitasi. 

Menurut yang saya pelajari dari materi perkuliahan. Ada dua dampak dari infrastruktur, pertama, untuk boosting ekonomi dan kedua, untuk membangun ekonomi.

Pertama, boosting (meningkatkan) ekonomi, yaitu membuat ekonomi yang sudah ada menjadi lebih maju. Mudahnya kita ambil contoh kota Jakarta, Jakarta adalah kota yang memiliki kegiatan ekonomi yang tinggi. Kemudian dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, KRL, hingga MRT, maka tentu perekonomian Jakarta akan semakin meningkat. Ini juga berlaku untuk kota-kota lainnya.

Kedua, membangun ekonomi, yaitu pembangunan infrastruktur itu dilakukan di daerah yang masih minim atau bahkan tidak ada kegiatan perekonomian di sana, sehingga nantinya di sana akan muncul kegiatan ekonomi baru. Misalkan, dengan dibangunnya jalan, jembatan, dan pelabuhan di daerah terpencil, maka akan muncul kegiatan perekonomian di area tersebut.

Kalau di Indonesia, infrastruktur di pulau Jawa lebih cocok diarahkan untuk mem-boosting ekonomi. Sedangkan di luar pulau Jawa terutama di wilayah timur lebih cocok fokus pada infrastruktur yang membangun ekonomi.

Keadaan Infrastruktur di Indonesia

Menurut Global Competitiveness Report 2016-2017, dalam bidang infrastruktur (Transportasi, Listrik dan Jaringan Telepon), Indonesia menduduki peringkat 60 dari total 138 negara. Ini menunjukan bahwa negara kita tertinggal jauh dari negara lain.

Ranking Infrastruktur Indonesia 2016-2017
Ranking Infrastruktur Indonesia terhadap 138 negara (link sumber : World Economic Forum)

Dalam kategori infrastruktur transportasi, nilai terendah didapat dari infrastruktur pelabuhan (port). Coba ingat, kita sejak kecil sudah dikenalkan bahwa Indonesia adalah negara maritim, memiliki wilayah laut luas dan memiliki banyak pulau. 


Namun, kenyataannya ranking infrastruktur pelabuhan kita malah berada di posisi 75 dari 138 negara. Ini sungguh miris sekali, padahal Indonesia bisa saja mendapatkan ranking satu karena memiliki keuntungan berada di wilayah maritim.

Belum lagi ongkos pengiriman barang (kontainer) dalam wilayah Indonesia itu sangat mahal dibandingkan ke negara lain. Coba perhatikan perbandingan ongkos kirim di bawah ini.

Biaya Pengiriman Jakarta - Papua
Biaya Pengiriman (sumber : Anggadinata, Center for Logistics and Supply Chain Studies, ITB, 2011 | File hal.17 Bappenas.go.id)

Bayangkan ongkos kirim dari Jakarta ke Papua itu lebih mahal ketimbang dari Jakarta ke Shanghai. Ini karena kurangnya infrastruktur, sehingga biaya pengiriman pun menjadi mahal. Maka diperlukanlah pembangunan infrastruktur secara masif terutama di wilayah timur untuk mengatasinya. 

APBN untuk Pembangunan Infrastruktur
Untuk mengadakan pembangunan infrastruktur di Indonesia tentu memerlukan dana yang tidak sedikit. Maka, diperlukan dana APBN untuk menjalankan pembangunan infrastruktur ini. Bahkan, tiap tahunnya alokasi anggaran untuk infrastruktur ini semakin bertambah (lihat grafik di bawah).

Anggaran Infrastruktur semakin meningkat (sumber : BIB Final 2017 | link : kemenkeu.go.id)

Nantinya anggaran tersebut akan dialokasikan ke beberapa infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan, bandara, pelabuhan, jalur kereta api dan terminal penumpang. Semua itu yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini.

Sasaran Anggaran Infrastruktur 2017
Sasaran Anggaran Infrastruktur 2017 (sumber : BIB Final 2017 | link : kemenkeu.go.id)

Indonesia sendiri sebenarnya masih membutuhkan anggaran yang lebih besar untuk membangun infrastruktur secara total. Di sinilah pemerintah perlu dukungan dari pihak swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur memang menjadi prioritas di pemerintah agar mempermudah transportasi, sehingga membuat biaya logistik menjadi murah. Diharapkan perekonomian di Indonesia akan berkembang cepat dan merata dari Sabang hingga Merauke.

Peran Kita Sebagai Warga Negara
Apa yang direncanakan pemerintah itu semua untuk kepentingan kita, demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk itu negara sangat memerlukan dukungan kita untuk menyukseskan program yang disusun dalam APBN.

Kita dapat mengambil peran apapun untuk berpartisipasi. Bisa dimulai dengan memahami APBN, tahu darimana pendapatan negara dan tahu dialokasikan program apa saja. Lalu kita sampaikan kepada teman-teman, agar mereka juga tahu dan turut mendukung programnya.

Dengan adanya peran atau dukungan dari kita semua, semoga Indonesia dapat tumbuh berkembang menjadi negara yang sejahtera. Amiin...